Nekat!Tak Kantongi Izin Warga,Dapur MBG Ghania Tulakan Pacitan Tetap Ngebul Hampir Setahun
PACITAN, http://Radar-Bangsa.com– Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulakan Dapur Ghania yang terletak di Desa Bungur, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan menuai sorotan tajam warga. Dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga mengabaikan izin lingkungan warga meski telah beroperasi hampir satu tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga mengeluhkan minimnya transparansi dan sosialisasi dari pihak pengelola sejak awal pembangunan hingga beroperasi penuh menyuplai makanan ke sekolah-sekolah.
Perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, keberadaan dapur skala besar ini berdampak langsung pada kenyamanan lingkungan pemukiman.
"Persetujuan tertulis dari warga yang berbatasan langsung belum pernah diselesaikan sepenuhnya oleh manajemen dapur," ungkapnya.
Padahal, regulasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan setiap mitra SPPG menuntaskan seluruh aspek perizinan, mulai dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), instalasi pengelolaan limbah, hingga Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Meski SPPG Dapur Ghania mengklaim telah menerapkan standar operasional ketat bersama Satgas MBG seperti higienitas pangan dan pemisahan alat dapur, persoalan izin sosial ini dinilai dapat mengganggu keberlanjutan program jangka panjang jika terus diabaikan.
Warga berharap pemerintah kecamatan, dinas terkait, serta Koordinator Wilayah (Korwil) BGN segera turun tangan melakukan verifikasi faktual di lapangan, agar hak kenyamanan warga tetap terpenuhi tanpa mengorbankan kelancaran program pemenuhan gizi untuk anak sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPPG Tulakan Dapur Ghania belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih dilakukan demi keberimbangan berita.
(Red)